
Rabu, 08 Agustus 2012 - 19:23:43 WIB
IPC Andalkan Perbankan Biayai Pembangunan Pelabuhan Sorong Kategori: Bisnis - Dibaca: 151 kali
JAKARTA, selaluonline.com- Direktur Utama PT Pelindo II atau Indonesia Port Corporation (IPC) RJ Lino menyebutkan, pihaknya akan mengandalkan perbankan untuk membiayai 70 persen dari investasi awal yang dibutuhkan untuk membangun Pelabuhan Sorong. Pelabuhan tersebut rencananya akan menjadi pelabuhan utama di Indonesia Timur, dengan investasi awal membutuhkan dana Rp1 triliun.
"Dana Rp1 triliun ini tahap awal. Pembangunannya untuk dua tahun. Mayoritas menggunakan pinjaman bank, 30 persen dananya dari equity." kata Lino saat ditemui di Gedung BNI, Rabu (8/8/2012).
Pelabuhan yang akan dibangun bersama konsorsium itu diketuai IPC, Rencananya akan dimulai pada tahun ini juga dan tender pembangunannya akan dimulai pada bulan depan.
"Sorong bisa jadi pusat distribusi terbesar di Indonesia Timur, menuju Jayapura, Merauke, Ambon, Ternate. Kapasitas pelabuhan terminal tersebut diperkirakan dapat mencapai 500.000 TEUs (twenty-foot equivalent unit) peti kemas,” jelas Lino.
Areal pembangunan pelabuhan baru tersebut luasnya mencapai 10.000 ha dengan panjang dermaga 500 meter. Adapun biaya yang dibutuhkan secara total mencapai Rp10 triliun. Konsorsium yang menangani pelabuhan tersebut beranggotakan PT Samudera Indonesia Tbk, PT Meratus Line, PT Tempuran Emas Tbk, PT Pelindo IV, PT Salam Pasific Indonesia Lines, PT Tanto Intim Line, PT Pembangunan Perumahan, serta Pemkab Sorong.
Selain proyek tersebut, PIC juga akan segera merealisasikan pembangunan Pelabuhan Kalibaru Tanjung Priok yang nilainya mencapai US$4 miliar. Pelabuhan ini menjadi salah satu proyek besar IPC yang diharapkan akan menjadi embarkasi terakhir ekspor dari wilayah Asia.
Pendanaan untuk pembangunan Pelabuhan Kalibaru ini sebagian sudah ditandatangani dengan Bank Mandiri tahun lalu, dengan nilai Rp 11 triliun. Investasi tahap awal pelabuhan itu sendiri membutuhkan Rp 22,6 triliun.
Dalam hal ini, IPC berniat untuk menerbitkan obligasi pada tahun depan dengan nilai Rp 2 triliun untuk pembiayaan. "Ini opsi financing yang mana yang lebih murah," kata Lino.
Awal bulan ini, IPC akan mengumumkan PT PP telah memenangkan tender pembangunan Terminal Kalibaru. Rencananya terminal tahap satu tersebut akan selesai pada 2014, nanti. (vike/mangontang)
Berita Terkait:

0 Komentar :
Isi Komentar :


















