Senin, 18 Juni 2012 - 16:45:24 WIB
Pancasila Masih Memiliki Arti Penting Bagi Bangsa Indonesia Kategori: Nasional - Dibaca: 149 kali

JAKARTA, selaluonline.com - Pancasila masih memiliki arti yang sangat penting bagi bangsa Indonesia sebagai dasar dan ideologi negara, falsafah hidup, juga sebagai alat pemersatu bangsa yang “Bhinneka Tunggal Ika” di tengah era globalisasi yang penuh dengan dinamika dan fenomena kehidupan baru.

Demikian amanat Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono, S.E., yang dibacakan Kapuspen TNI Laksamana Muda TNI Iskandar Sitompul, S.E., selaku Inspektur Upacara (Irup) pada upacara bendera 17-an bertempat di Lapangan Upacara Mabes TNI Cilangkap, Jakarta, Senin (18/6/2012).

Lebih lanjut Panglima TNI menyampaikan, mencermati isu-isu yang berkembang akhir-akhir ini, terdapat beberapa isu negatif yang menerpa institusi TNI, diantaranya keterlibatan anggota TNI dalam kasus peredaran narkoba, penyalahgunaan senjata api dan penyalahgunaan nomor kendaraan  dinas oleh beberapa oknum prajurit TNI. Perlu disadari bahwa perbuatan segelintir oknum prajurit TNI tersebut telah  merusak kredibilitas dan citra TNI, yang selama ini telah mendapat hati dan kepercayaan masyarakat.  Hal ini tidak boleh terjadi, “Karena nila setitik, maka rusak susu sebelanga”, untuk itu  Panglima TNI memerintahkan kepada seluruh satuan jajaran TNI dan segenap prajurit TNI, dimanapun bertugas dan berada untuk berjalan dan bekerja di atas norma-norma keprajuritan, serta senantiasa membangun kesetiaan dalam menjaga nama baik TNI yang sudah dirintis oleh para pendahulu.

Dalam upacara yang diikuti oleh segenap personel Mabes TNI tersebut, Panglima TNI juga menyatakan bahwa, dalam relevansi kesetiaan, TNI menyatakan komitmennya untuk mendukung kebijakan pemerintah terkait  pelaksanaan APBNP tahun 2012, baik dalam hal optimalisasi pendapatan negara dan peningkatan efisiensi, maupun melakukan langkah penghematan.  

Oleh karena itu, kepada segenap satuan,  prajurit dan PNS TNI, Panglima TNI meminta untuk mendukung dan menyesuaikan  dengan kebijakan tersebut, terutama dalam hal penghematan energi, baik energi listrik maupun bahan bakar minyak, namun tidak mengganggu tugas operasional satuan, serta menghindari penggunaan  fasilitas dinas yang tidak pada tempatnya.

Di akhir amanatnya, Panglima TNI  menekankan  kepada seluruh Komandan Satuan dan seluruh  Pegawai Negeri Sipil (PNS) TNI  untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa;  meningkatkan profesionalitas dan proporsionalitas dalam setiap pelaksanaan tugas secara efektif dan efisien sebagai wujud mendukung kebijakan pemerintah dalam penghematan belanja APBNP 2012; melaksanakan tertib administrasi sesuai peraturan yang telah ditetapkan dan menegakkan transparansi dan akuntabilitas dalam setiap pembuatan laporan pelaksanaan program dan anggaran;  mengaktualisasikan motto ”disiplin adalah nafasku” dalam kehidupan setiap prajurit dan PNS TNI; mengamalkan secara nyata nilai-nilai setiap butir delapan wajib TNI di tengah kehidupan masyarakat; meningkatkan pembinaan satuan dengan mengedepankan kepemimpinan lapangan dengan penuh simpati, keteladanan, dan pengayoman dan mengekang segala naluri primitif yang cenderung negatif dan merusak citra TNI, prajurit serta PNS TNI.(cok/puspen-TNI)




Berita Terkait:


0 Komentar :


Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 

Copyright © 2011 by selaluonline.com. All Rights Reserved.