Jumat, 20 April 2012 - 22:41:34 WIB
Bupati Padang Lawas Akhirnya Dilengserkan Dari Jabatannya Kategori: Nasional - Dibaca: 230 kali

MEDAN, selaluonline.com- Basyrah Lubis (50), akhirnya dinonaktifkan dari jabatannya sebagai Bupati Padang Lawas, Sumatera Utara (Sumut). Pengnonaktifan itu dilakukan setelah Plt Gubernur Sumut, Gotot Pujo Nugroho menyerahkan Surat Keputusan (SK) Mendagri tentang pemberhentian Bupati Padang Lawas.

SK tersebut diterima oleh Wakil Bupati Padang Lawas, Ali Sutan Harahap di aula Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro, Medan, Jumat (20/4/2012) sore. Hadir dalam kesempatan itu 16 anggota DPRD Padang Lawas.

Usai penyerahan, Gatot menyatakan, SK berisi keputusan pemberhentian Basyrah Lubis sebagai Bupati Padang Lawas itu sekaligus juga penetapan Ali Sutan Harahap menjalankan roda pemerintahan sementara.

"Seterusnya fungsi dan tanggung jawab Bupati diemban oleh Wakil Bupati. Ini berlaku sebelum keluar keputusan pengganti bupati nonaktif," kata Gatot.

Sementara itu Ketua Badan Kehormatan Dewan DPRD Padang Lawas, Syarifuddin Hasibuan, mengatakan pihaknya segera menggelar rapat paripurna terkait SK Mendagri tersebut.

"Tidak tertutup kemungkinan DPRD Padang Lawas mengajukan permohonan agar Wakil Bupati menjabat sebagai Bupati defenitif," sebut Syarifuddin.

Pemberhentian Basyrah Lubis terkait putusan Mahkamah Agung RI yang menyatakan bersalah dalam kasus pemalsuan data lahan terkait penjualan lahan suaka margasatwa seluas 40 hektar di Desa Sayur Matua, Kecamatan Barumun pada tahun 2004. Saat itu Basyrah masih menjabat sebagai Camat Barumun.

Dalam putusan MA dengan No: 1021k/Pid/2009, Basyrah dinyatakan bersalah karena mengeluarkan surat akte tanah. Padahal dia tidak pernah dilantik atau menjabat sebagai Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT), dan akibat tindakannya itu negara dirugikan seperti beralih fungsinya lahan suaka margasatwa itu. (dien)





Berita Terkait:


0 Komentar :


Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 

Copyright © 2011 by selaluonline.com. All Rights Reserved.