Rabu, 12 Juni 2013 - 21:29:49 WIB
Rebutan Limbah, Anggota Tiga Ormas Bentrok di Cikarang Kategori: Hukum & Kriminal - Dibaca: 1144 kali

BEKASI, selaluonline.com – Lagi-lagi ditengarai rebutan limbah pabrik, tiga organisasi kemasyarakatan (Ormas) bentrok di kawasan Industri Hyunday Lippo Cikarang, Kabupaten Bekasi, Rabu (12/6/2013). Kali ini, ratusan orang ormas Pemuda Pancasila (PP) bentrok dengan dua ormas gabungan yaitu dari Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) dan  Badan Pembina Potensi Keluarga Besar Banten (BPPKB). Tak pelak, beberapa unit kendaraan milik ormas PP hancur jadi sasaran kemarahan ormas lawannya itu.

Bentrokan ormas di Kabupaten Bekasi sudah sering terjadi. Bentrokan itu dipicu karena memperebutkan hasil limbah industri yang memiliki nilai ekonomis tinggi.  Apalagi, Kabupaten Bekasi memiliki tujuh kawasan industri yang menjadi daya tarik tersendiri bagi kelompok tertentu untuk menguasai hasil limbah pabrik di sana.

Kapolsek Cikarang Selatan, Kompol Badari, menjelaskan kejadian tersebut bermula ketika anggota ormas PP membawa proposal ke PT Omron untuk mengajukan permohonan pengelolaan limbah yang dimana sebelumnya sudah di miliki oleh Ormas GMBI.

Namun sepulangnya dari PT omron itu, tutur Kapolsek, anggota PP tadi dihadang oleh anggota ormas GMBI. Keributan antar dua belah pihak pun tak bisa dihindari. Dan merasa tak puas, kedua belah pihak memangil rekan-rekan mereka untuk melakukan aksi balasan.

Kedua kelompok ini pun bertemu di kawasan Hyunday. Dengan mebawa berbagai senjata tajam dan tumpul kelompok itu bertikai hingga membuat rusak sejumlah mobil dan motor yang ada di lokasi.

"Untungnya keributan tak melebar ke mana-mana. Ada sejumlah kendaraan yang rusak akibat bentrokan itu,” katanya lagi.

Kejadian tersebut, menurut Badari, merupakan aksi lanjutan yang sebelumnya terjadi di depan pabrik Omron. Akibatnya tercatat sekitar 9 unit mobil dan beberapa motor hancur dari ormas GMBI dan BPPKB. Sedangkan dari kubu ormas PP ada 3 unit mobil yang kaca belakang dan depannya hancur berantakan.

Hingga kini di lokasi kejadian masing-masing perwakilan ormas belum bisa dimintai komentarnya. Namun dari pengamatan Palapa Pos di lapangan, lokasi kejadian sudah dijaga ketat pihak keamanan mulai dari Polri maupun TNI.  Kejadian tersebut tidak sampai berlangsung lama karena masing-masing kelompok ormas digiring mobil patroli polisi untuk kembali ke basecamp masing-masing.

Saksi mata yang menyaksikan kejadian tersebut, Nurman (40) pengendara sepeda motor mengakatakan, dalam bentrokan itu sempat terjadi kejar-kejaran antara ormas berpakaian loreng yang diketahui ormas PP dengan GMBI dan BPPKB.

"Saya kaget juga banyak ratusan massa dengan seragam berbeda saling serang, saya pun milih putar arah dari pada kena sasaran mereka,"katanya.

Sementara itu dari informasi yang didapat di lapangan terdapat satu orang korban luka berat dan dua korban luka ringan dari ormas PP. Kini para korban dirawat di rumah sakit Medirosa Jababeka. Namun, hingga berita ini diturunkan belum ada keterangan resmi jumlah korban luka dari kepolisian.(cok)




Berita Terkait:


0 Komentar :


Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 

Copyright © 2011 by selaluonline.com. All Rights Reserved.